Analisis Pengaruh Kebijakan Moneter Dan Fiskal Regional Terhadap Inflasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Regional Dan Pembuktian Flypaper Effect Di Era Desentralisasi Fiskal Di Sulawesi Selatan (Analysis of Impact of Monetary and Fiscal Regional Policy on Inflation Rate and Growth in South Sulawesi and Verification of Flypaper Effect in Decentralization Era)

Kajian Akademis BPPK Kementerian Keuangan Tahun 2016

48 Pages Posted: 21 Mar 2017

See all articles by Azwar Iskandar

Azwar Iskandar

Financial Education and Training Agency

Achmat Subekan

Ministry of Finance - Indonesia

Date Written: December 31, 2016

Abstract

Indonesian Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan moneter dan fiskal regional terhadap stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. Selain itu, penelitian ini juga hendak menganalisis dan mengidentifikasi terjadinya flypaper effect pada belanja pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian berupa data sekunder dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Data yang digunakan merupakan data panel (gabungan antara data time-series dan cross section) dalam bentuk tahunan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Sedangkan pemilihan sampel dari populasi dilakukan dengan teknik purposive sampling.

Dengan menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan pendekatan Model Efek Tetap (Fixed Effect), hasil penelitian menemukan bahwa pada model inflasi, Belanja Daerah terbukti berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap inflasi, sementara PAD terbukti berpengaruh negatif dan tidak siginifkan terhadap inflasi. Sedangkan kebijakan moneter berupa Pinjaman Daerah terbukti berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap inflasi, sementara BI Rate terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi di Sulawesi Selatan. Keberadaan TPID sebagai bentuk koordinasi kedua kebijakan tersebut, terbukti berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap inflasi di Sulawesi Selatan pada periode penelitian. Adapun pada model pertumbuhan ekonomi, Belanja Daerah dan PAD terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan kebijakan moneter berupa Pinjaman Daerah dan BI Rate memberikan pengaruh yang berbeda terhadap pertumbuhan ekonomi. Pinjaman Daerah terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. Sementara BI Rate oleh Bank Indonesia berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan.

Secara umum, baik pada model inflasi maupun pertumbuhan ekonomi, kebijakan fiskal regional dan kebijakan moneter memiliki pengaruh yang relatif berbeda. Pada analisis model inflasi, ditemukan bahwa pengaruh kebijakan moneter lebih mendominasi pembentukan inflasi di Sulawesi Selatan dibandingkan kebijakan fiskal regional. Sedangkan pada model pertumbuhan ekonomi, ditemukan bahwa pengaruh kebijakan fiskal regional lebih mendominasi pembentukan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan dibandingkan kebijakan moneter.

Stimulasi belanja daerah yang ditimbulkan dari penerimaan yang berasal dari pemerintah pusat dalam rangka desentralisasi berbeda dengan stimulasi yang muncul dari pendapatan daerah sendiri. Sensitivitas respon belanja daerah dari pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) lebih besar daripada pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditunjukkan dengan nilai coefficient regresi yang lebih besar. Hal ini berarti bahwa fenomena flypaper effect terjadi di Sulawesi Selatan.

English Abstract: This research aims to analyze the impact of monetary and regional fiscal policy on inflation and growth in South Sulawesi. In other that, this research aims to analyze and identify the flypaper effect in South Sulawesi too. Using annually secondary panel data from 2008 to 2014 and fixed effect panel regression model, this research empirically found that in inflation model, local expenditure has positive impact, own-source revenue has negative impact, local government loan has positive impact and BI rate has positive impact. TPID as a coordination tool between both policies empirically have negative impact on inflation rate in South Sulawesi. Meanwhile, in growth model, local expenditure and own-source revenue has positive impact significantly on growth. The local government loan as monetary policy has a positive impact and BI rate has a negative impact.

Note: Downloadable document is available in Indonesian.

Keywords: moneter, fiscal, regional, flypaper

JEL Classification: E60, H30, H70

Suggested Citation

Iskandar, Azwar and Subekan, Achmat, Analisis Pengaruh Kebijakan Moneter Dan Fiskal Regional Terhadap Inflasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Regional Dan Pembuktian Flypaper Effect Di Era Desentralisasi Fiskal Di Sulawesi Selatan (Analysis of Impact of Monetary and Fiscal Regional Policy on Inflation Rate and Growth in South Sulawesi and Verification of Flypaper Effect in Decentralization Era) (December 31, 2016). Kajian Akademis BPPK Kementerian Keuangan Tahun 2016, Available at SSRN: https://ssrn.com/abstract=2937564

Azwar Iskandar (Contact Author)

Financial Education and Training Agency ( email )

Kompleks Perkantoran Gedung Keuangan Negara
Jalan Urip Sumoharjo Km. 4
Makassar, Sulawesi Selatan 90234
Indonesia
+62411438393 (Phone)
+62411438152 (Fax)

HOME PAGE: http://bppk.depkeu.go.id

Achmat Subekan

Ministry of Finance - Indonesia ( email )

Gedung Djuanda I Lantai 12
l. Dr.Wahidin Raya Nomor 1
Jakarta, 10710
Indonesia

Do you have a job opening that you would like to promote on SSRN?

Paper statistics

Downloads
200
Abstract Views
735
rank
181,855
PlumX Metrics